Indie United

Share:
Notifications
Clear all
mintblaster99
mintblaster99
Group: Registered
Joined: October 29, 2020
New Member

About Me

Tingkatkan Mutu Hidup Penderita Kanker dengan Gizi Ideal
Terapi selama pengobatan kanker berpotensi memberi pengaruh pola makan dan status nutrisi penderita kanker. Melainkan, pemberian gizi pas adalah salah satu kunci untuk meningkatkan kwalitas hidup penderita kanker.
“Malnutrisi pada pasien kanker dapat terjadi selama pengobatan berlangsung,” kata dr. Trevino Aristarkus Pakasi, M.S., Ph. D terhadap media, Kamis 30 Juli 2020.
Dikala seminar kesehatan online bertajuk “Understanding Cancer and Beyond” pada Sabtu 25 Juli 2020, staf pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu membeberkan sindrom kakesia kanker atau malnutrisi pada pasien kanker terjadi sebab gizi diambil sel kanker untuk membelah diri.
Sindrom kakesia kanker ditandai dengan penurunan berat badan, anoreksia, astenia, dan anemia.
Dia mengatakan, sekitar 20 sampai 50 persen pasien kanker mengalami penurunan berat badan sebelum menjalani terapi. Langsung, lebih dari 40 persen pasien kanker mengalami malnutrisi sebelum menjalani terapi.
“Sekitar separo pasien kanker mengalami sindrom kakesia kanker. Pasien dapat kurus kering. Sindrom kakesia kanker, disebabkan anoreksia atau hilangnya kemauan untuk makan,” ujar Medical Expert of AFC itu.
Sementara itu, anoreksia dipicu metabolit kanker, sitoksin, perubahan rasa kecap dan hidu, stres psikis, obstruksi mekanis pada saluran cerna, konstipasi, malabsorbsi, efek samping pemberian terapi radiasi atau kemoterapi, serta hiperkalemia.
salmon ovary peptide
Perubahan Metabolisme
Karbohidrat, protein, dan lemak bisa meningkatkan cara kekebalan tubuh pasien kanker selama menjalani pengobatan. Sayangnya, sel kanker meresap gizi penting hal yang demikian untuk pertumbuhan kanker itu sendiri.
Dengan demikian, terjadi ketidakmampuan tubuh mengikuti keadaan dengan asupan makanan yang rendah. Oleh karena itu, perlu dicari sistem tepat sasaran memberi gizi untuk pasien kanker.
“Perlu adanya protein, karbohidrat, dan lemak yang cukup bagi pasien kanker,” katanya.
Pasien kanker bisa mengalami kerusakan jaringan tubuh yang luas atau stres oksidatif sebab operasi, kemoterapi, ataupun penyinaran
Berangkat dari situasi hal yang demikian, suplemen bernutrisi seperti Salmon Ovary Peptide SOP 100+ atau SOP100+ dari Jepang perlu dikasih bagi penderita kanker.
Situs afc-stemcell.com menginformasikannya, Salmon Ovary Peptide SOP 100+ terbuat dari ikan Oncorhynchus Keta Salmon yang mempunyai kandungan bahan aktif yang lebih tinggi dibandingi plasenta manusia ataupun plasenta mamalia. Satu ekor ikan salmon mewujudkan 1 gram plasenta atau sama dengan 10 sachet SOP100+.
Lebih lanjut Founder AFC Life Science Indonesia, Ernest Prayuda, mengatakan SOP 100+ sudah diteliti oleh para pakar di AFC Life Science yang berkolaborasi dengan ilmuwan terkemuka Prof. Tadashi Eto, Ph.D.
Founder Marine Placenta, Prof. Tadashi Eto, Ph.D, membeberkan AFC memakai teknologi terkini dari Jepang merupakan Teknologi Degradasi Biologis Enzim untuk memproduksi Salmon Ovary Peptide SOP 100+.
Teknologi hal yang demikian sanggup mewujudkan konsentrat peptide nano size 600 dalton sebagaimana disiarkan afc-stemcell.com. Sehingga, gampang untuk peresapan dan berfungsi optimal dalam tubuh manusia. Suplemen bernutrisi dari AFC itu malah menjadi salah satu opsi terapi stemcell.
Suplemen regenerasi sel hal yang demikian rupanya secara klinis sanggup mengganti sel yang rusak. Menurut penelitian selama bertahun-tahun di Jepang Food Research Laboratories (JFRL), rupanya SOP100+ mengandung 18 kali lebih banyak asam amino, kolagen, kondroitin, sulfat, asam hyaluronic, asam nukleat, elastin dibandingi plasenta rusa dan domba.
Dengan kandungan gizi pas, SOP100+ berfungsi meregenerasi sel-sel yang rusak sebab pengobatan kanker. Sehingga, sel-sel tubuh bisa membetuli diri dan membetuli jaringan.
Pasien kanker dapat memperoleh gizi pas dengan mengonsumsi Salmon Ovary Peptide SOP 100+ yang bisa didapat melalui www.afc-stemcell.com.
Trevino menambahkan, kandungan gizi SOP100+ dievaluasi lebih bagus dibandingi asam amino yang ada pada plasenta manusia ataupun rusa. Antioksidan yang ada pada makanan itu berperan menolong pemulihan stres oksidatif pasien kanker.
Meskipun demikian itu, pasien kanker konsisten mesti memperoleh asupan bergizi selama progres pengobatan.
“Perlu diingat, pasien kanker konsisten mesti memperoleh asupan karbohidrat, protein, dan lemak di samping suplemen bernutrisi pas,” ujarnya.
Dia menegaskan, suplemen diperlukan sebab manusia dikala ini banyak terpapar polusi. Sedangkan, sampai sekarang belum ada obat definitif kanker sebab sel yang bermutasi hal yang demikian tak dikenali oleh cara kekebalan tubuh manusia.
Karenanya dari itu, setiap individu perlu memperkuat cara kekebalan tubuh dengan mengonsumsi suplemen.
“Sel yang bermutasi dan menghancurkan sel-sel normal akan membikin sel normal kian sedikit sebab rusak. Dengan efek regenerasi sel, sel akan lahir dan sekalian yang rusak bakal diregenerasi. Termasuk sel yang rusak sebab kemoterapi atau penyinaran,” ujarnya.

Location

Timezone

Asia/Jakarta
Social Networks
Member Activity
0
Forum Posts
0
Topics
0
Questions
0
Answers
0
Question Comments
0
Liked
0
Received Likes
0/10
Rating
0
Blog Posts
0
Blog Comments
Share: